Top Pangan Consulting
  • Beranda
  • Tentang
    • Konsultasi
    • Pelatihan
    • Audit
  • Artikel
Hubungi Kami

Angka Kecukupan Gizi pada Produk Kemasan yang Beredar di Indonesia

Saat berbelanja produk pangan kemasan, kita sering melihat tabel informasi gizi pada kemasan yang mencantumkan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG). Namun, masih banyak konsumen yang belum memahami apa itu AKG, bagaimana penentuannya, dan mengapa informasi ini penting. Bagi produsen, pencantuman AKG bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga bentuk transparansi kepada konsumen. Bagi konsumen, AKG membantu memilih produk yang sesuai kebutuhan nutrisi harian.

Apa Itu Angka Kecukupan Gizi (AKG)?


Angka Kecukupan Gizi adalah acuan jumlah rata-rata zat gizi yang dibutuhkan setiap orang per hari untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Di Indonesia, penetapan AKG mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 28 Tahun 2019 yang membedakan kebutuhan gizi berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, dan kondisi fisiologis. Pada produk pangan kemasan, AKG biasanya dihitung berdasarkan kebutuhan energi rata-rata orang dewasa, yaitu 2.150 kkal per hari.

Fungsi AKG pada Produk Pangan Kemasan

  1. Panduan Konsumen
    Membantu konsumen memahami kontribusi produk tersebut terhadap kebutuhan gizi harian
  2. Transparansi Informasi
    Produsen menunjukkan kandungan zat gizi produk secara jelas dan terukur
  3. Mendukung Gizi Seimbang
    Konsumen dapat membandingkan produk dan mengatur pola makan sesuai rekomendasi gizi
  4. Kepatuhan Regulasi
    Memenuhi ketentuan BPOM terkait pelabelan informasi gizi

Tantangan di Industri Pangan

  • Kurangnya edukasi konsumen, karena banyak konsumen yang belum terbiasa membaca label gizi saat membeli suatu produk
  • Variasi porsi saji, yang membuat perbedaan porsi antar-produk membuat perbandingan sulit
  • Kepatuhan pelaku usaha dalam mengikuti regulasi yang berlaku
  • Tidak semua produsen memperbarui data gizi sesuai formulasi terbaru produk

Peran Top Pangan Consulting

Sebagai konsultan keamanan dan mutu pangan, Top Pangan Consulting membantu produsen untuk:

  • Menentukan nilai gizi dan AKG sesuai regulasi.
  • Menyusun label informasi gizi yang akurat dan patuh standar BPOM.
  • Memberikan pelatihan membaca dan memahami AKG bagi tim internal.

AKG adalah informasi penting pada produk pangan kemasan yang berfungsi sebagai panduan konsumsi gizi harian. Produsen yang transparan dalam mencantumkan AKG tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen. Ingin memastikan label gizi produk Anda sesuai regulasi? Hubungi Top Pangan Consulting untuk pendampingan profesional!

Latest Posts

  • Angka Kecukupan Gizi pada Produk Kemasan yang Beredar di Indonesia
  • Strategi Sukses Perusahaan Gula Aren dengan Sertifikasi Penting
  • Tanpa ISO 22000, Industri Pangan Indonesia Terancam Tertinggal
  • Kenapa Perusahaan Besar Tidak Cukup Hanya Punya Izin BPOM?
  • Mengelola Risiko Rantai Pasok Global: Peran Strategis ISO 22000 dalam Food Defense & Food Fraud

Categories

  • BPOM
  • FnB
  • halal
  • Tren Konsumen
  • Uncategorized

Tags

HACCP HACCP untuk UMKM Kemanan Pangan Pangan Berkelanjutan Sertifikasi HACCP Sistem Keamanan Pangan Standar Keamanan Pangan Teknologi Pangan

Top Pangan Consulting

 Yogyakarta Office
Jalan Dladan No. 98, Tamanan, Banguntapan, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta 55191

Jakarta Office
Jalan Mampang Prapatan Raya No.73A, Lantai 3
Jakarta Selatan 12790

Follow Us

  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • YouTube

Company

Beranda

Tentang

Konsultasi

Tentang

Layanan

BPOM

HALAL

HAS 23000

GMP

ISO 22000

HACCP

FSSC 22000

BRCGS

ISO 22716

ISO 17025

Hubungi Kami

Email: info@toppanganconsulting.com

Telepon/WA:
(021) – 50110202
+62 821 3683 5438


Training Form

Please enable JavaScript in your browser to complete this form.
Full Name
Email *
Telepon / Whatsapp
Intansi
Participant
Loading

WhatsApp us